Archive for October, 2005

Perempuan dan Sepotong Senja

Thursday, October 27th, 2005

Perempuan itu masih menggenggam senja yang baru saja ia terima
masih dalam amplop, meskipun kilau langit jingganya tersembul dari ujungnya,
silau

Perempuan bingung yang tak tahu untuk apa ia mengirimkan senja
katanya atas nama cinta ? cukupkah senja mewakili sebentuk cinta ?

sepotong senja dengan riak air laut dan camar yang terbang rendah sempat ia
intip

gundah, bukankah ia tak meminta senja menemaninya

yang ia minta hadirnya sosok pengirim yang tertulis di belakang amplop

Ah, tapi perempuan itu memang menyukai senja

lengkap dengan laut, matahari, burung dan langitnya yang jingga

sebab senja baginya indah, sebab laut baginya adalah kehidupan
sebab langit adalah tempatnya berteduh
sebab burung adalah pembawa pesan
dan matahari baginya adalah selimut yang memberi kehangatan

Dan senja, ia adalah bagian dari kehidupan
yang mengantarkan ingatannnya pada sebuah nama
terlukis disudut kalbu dalam ruang biru dan tertera disudut amplop pembungkus
senja

Perempuan dan sepotong senja di ujung dunia
menanti untuk segera di jemput

Perempuan diujung dunia dengan sepotong senja, setia

* hehehe, its not about me. puisi ini punya nya Mbak Siti Julaeha, FLP Jepang. karena aku perempuan dan menyukai senja, maka kuposting disini ^__^

RABITHAH

Wednesday, October 19th, 2005

Membuka testy senja ini

ada kabar yang diwartakan seorang saudara dari seberang lautan.

enerjik adalah ceritanya
dia pandai membahasakan
jiwa jiwa terdalamnya

dia seperti cahaya
manakala kawanya lemah
manakala kawannya ngantuk
manakala kawannya bete

dia penyejuk
hati yang dahaga

Terhenyak…

benarkah???

Astaghfirullahal’adziim…

betapa jiwa ingin berteriak, SEANDAINYA AKU BISA!!!

Seperti hari ini. ketika dua wajah yang mengisi hari-hari warnaku ‘tertunduk’ didepanku. betapa lisan ini mengeluarkan kata-kata, yang entah mengena di hati mereka atau tidak, semata karena CINTA. semata karena keinginan beriringan di jalan cahaya. semata karena mereka tak hanya teman belaka, tapi saudara!

saudara apakah yang membiarkan saudaranya hanyut dalam kamuflase kebahagiaan dunia?

sungguh…

tapi ini jalan mereka…

kewajibanku sebagai saudara sudah kutunaikan

dan terakhir aku hanya bisa bicara, TERSERAH.

juga saat bertemu wajah tegas yang khas,

entah karena apa, tapi yang pasti ada cinta. ketika tembang-tembang kekhawatiran berbalur ragu mengalun, diselipi rindu. ketika lagu-lagu lirih yang ikhlas terbias…

ada juga hembusan bangga. karena kutahu, ia bisa kupercaya,

semoga…

sungguh, itu semata karena CINTA

CINTA karena tak ingin langkah melebar jauh…membawa perbedaan.

CINTA karena ingin satu di jalan cahaya.

apakah itu salah?

maka warta dari laut yang kubuka senja ini

entahlah…

hanya orang yang menilai, meski hanya dari luar.

namun untuk mereka, juga orang-orang yang selalu mengelilingiku dengan CINTA, lirih berulang kuucap do’a

"Allahumma, Innaka ta’lamu Anna Haadzihil Quluub Qodijtama’at ‘Alaa Mahabbatika, Waltaqot ‘Alaa Thaa’atika, Wa Tawahhadat ‘Alaa Da’watika, Wa Ta’aahadat ‘Alaa Nashrotika, Fa Watsiqillahumma Raabithatahaa, Wa Adim Wuddahaa, Wahdihaa Subulahaa, WamLahaa Bi Nuurikalladzii Laa Yakhbuu, Wasyrah Shuduurahaa Bi Faidhil Iimanibika, Wa Jamiilittawakkuli ‘Alaika, Wa Ahyihaa Bi Ma’rifatika, Wa Amithaa ‘Alaasysyahaadati Fii Sabiilika, Innaka Ni’mal Maulaa Wa Ni’mannashiir. Allahumma Aamiin, Wa Shalillahumma ‘Alaa Sayyidinaa Muhammadin Wa ‘Alaa Aalihi Wa Shahbihi Wasallim"

POLITIK OH POLITIK

Wednesday, October 19th, 2005

*langgam OST Tetangga Oh Tetangga…

GILA!!!

kemarin ada mata kuliah Sistem Politik Indonesia. dosennya masih muda, almamater kampusku yg dulunya aktivis juga dan sekarang dah jadi anggota legislatif dari salah satu partai.

Kang dosen cerita pengalamannya setelah beberapa bulan terjun ke politik praktis. bagaimana ketika hampir tiap awal bulan ada petugas kejaksaan datang ke kantor dewan minta’jatah’, disertai ancaman, klo gak dikasih, maka ‘borok’2 dewan akan dikorek-korek.

Belom lagi kisah tentang pembagian’anggaran’, ‘perundingan setengah kamar’, ‘perundingan satu kamar’, macem-macem deh. bikin miris, sedih, pengen ketawa, macem-macem deh.

tapi seru juga, jadi semangat kuliah biarpun harus masuk jam dua siang. apalagi dijanjikan, ba’da lebaran nanti ada study komperatif, langsung ke kantor dewan, ikut sidang euy!coba klo sekalian bisa ‘demo’ ya, kan seru tuh, hehehe

Dan hari ini…

percaturan politik jurusan KPI kembali dimulai. Gila gak sih, hari senin penutupan pendaftaran calon, setelah pendaftaran dibuka 4 hari sebelumnya. hari ini, pagi, kampanye monologis ke kelas-kelas, trus siang langsung kampanye dialogis. mending kalo semua terinformasikan. lha ini?

semester7 kan masuk siang. otomatis kampanye monologis gak masuk ke semester7. belom lagi besok g ada kuliah semester7.apa kita g dianggap? ada yg ngasih alasan, kan udah dikasih tau kemarin? dikasih tau apa?yang lain asyik kuliah sistem politik, mereka mah ngurusin PRM. secara personal mungkin iya. tapi, apa semua terinformasikan?yang dikasih tau ya masih cs masing-masig. trus, mahasiswa KPI yang lain gimana?emang yang mo pemilu tuh siapa aja, semua mahasiswa KPI kan, bukan mereka doang? (sorry pembaca, emosi neh:D)

yang datang ya masih itu2 juga. dari kubu masing, yg datang ya itu2 juga. ada sih satu dua muka baru. sebelumnya, g sengaja ketemu Umar yg baru keluar kelas. awalnya sih ngobrol2 ringan. ternyata doski salah satu panitia PRM (pemilu raya mahasiswa). wah…langsung deh, kukeluarin semua uneg2.buat yang dah lama gak aktif di jurusan, kondisi kayak gini tuh gak masuk akal. tapi kasian juga lihat si adek udah capek bgt. sebenarnya, cuma khawatir klo adek ‘terkontaminasi’. perkara konsep pemilu sekarang, dah bisa ketebak. tapi Alhamdulillah…i know, i can trust you, Bro!

masuk kelas, kampanye dimulai. PPRM berang, karena merasa diserang. ya iyalah…kacau balau begitu. siapapun bisa nilai, muatan politisnya kuat banget. padahal apa untungnya sih, jadi’pejabat’?…anak2 panas. di belakang ada kubu lawan. harus hati-hati nih.

Umar jadi moderator di depan. Alhamdulillah, bisa tegas juga tuh anak. darah bataknya kuat emang hehehe. SMS brothernya, ngasih tau kondisi sang dinda. g tau dibalas apa kagak.

disamping ngobrol sama anak2 dari kelas D juga. inget mata kuliah kemarin. semua sepakat. politik memang GILA!!!

TEGAR

Tuesday, October 18th, 2005

Agar tunduk disaat yang lain angkuh

Agar teguh disaat yang lain runtuh

Agar tegar biarpun yang lain terlempar

MIRAI E

Monday, October 10th, 2005

Hora ashimoto wo mite goran
Kore ga anata no ayumu michi
Hora mae wo mite goran
Are ga anata no mirai

Haha ga kureta …
Takusan no yasashisa
Ai wo idaite …
Ayumeto kurikaeshita
Ano toki wa mada osanakute imi nado shiranai …
Sonna watashi no te wo nigiri
Isshoni ayundekita

Yume wa itsumo …
Sora takaku aru kara
Todokanakute kowai ne dakedo oitsuzukeru no
Jibun no story …
Dakara koso akirametakunai
Fuan ni naruto te wo nigiri
Isshoni ayundekita …

Sono yasashisa wo
Soki ni wa iyagari
Hanareta haha e
Sunao ni narezu

Hora ashimoto wo mite goran
Kore ga anata no ayumu michi
Hora mae wo mite goran
Are ga anata no mirai

Sono yasashisa wo
Toki ni wa iyagari
Hanareta haha e
Suna o ni narezu

Hora ashimoto wo mite goran
Kore ga anata no ayumu michi
Hora mae wo mite goran
Are ga anata no mirai

Hora ashimoto wo mite goran
Kore ga anata no ayumu michi
Hora mae wo mite goran
Are ga anata no mirai

Mirai e mukatte …
Yukkuri to aruite yukou

by : Kiroro

1st Day Ramadhan

Tuesday, October 4th, 2005

Awal Ramadhan kali ini beda bgt.

biasanya, sesibuk apapun pas munggahan dipaksain untuk pulang. 1st saur dan buka harus di rumah, nyicipin tempe goreng dan sayur bayam ibu. sederhana banget ya? Tapi mang gak ada yang menyaingi kelezatan masakan bunda hehehe

sedih juga sebenarnya. g enak pas nelepon rumah ibu saur sendirian. si sadut juga g pulang. munggahan di pondok sepertinya."Asa teu pararuguh teu aya nu uih saurang-urang acan" kata ibu di telepon kemarin. Duh…g enak rasanya, ibu munggahan sendirian. But, rasanya aneh juga, tiba-tiba kangen rumah. Uhuyy….

Oh iya,

dah dua malam ini belanja. persiapan saur ceritanya. soalnya, kerasa bgt taun kemarin males beli saur keluar. so, nyiapin bahan-bahan makanan deh.

malam selasa kemarin belanja ke borma. wuih…seumur-umur baru deh lihat antrian di kasir sepanjang itu. eh gak juga deng, lebih panjang di carefour waktu nganter nai, mas didit ma t’selly. tapi untuk ukuran borma, ini yang paling padat. mana ada pak Ibud melototin lagi, akhwat malem2 belanja sendiri?plis deh hehehe. ternyata, ada artis nyasar ke borma belanja euy. kok bisa ya?

nah…besoknya janjian ma nai mo nengok abinya fawwaz yang lagi sakit. pas diceritain klo malam sebelumnya padat banget yang belanja, tuh anak jadi ikut2an khawatir belanja kemalaman.

So…

maghrib akhirnya kita baru tiba di bumi santosa, disambut senyum dan teriakan fawwaz juga izza yang selalu bikin kangen. shalat, curhat deh ma abi. tumben lho, abi gak seabsurd biasanya ngasih thausiyah:D, klo bijaknya sih…tetep. ciri khas itu mah. ummi nyuguhin jus jambu, sruu…ppp, pavorit nai tuh. sambil ngobrol disela gangguan dari dua bocah cakep, g bosen sih. seandainya siang,abinya sehat, qt juga betah berlama lama main sama mereka. tapi berhubung sang ayah harus istirahat, malam telah menjelang Isya, trus masih ada agenda belanja, terpaksa deh ninggalin fawwaz ma izza.diiringi doa semoga abi cepet sembuh, cepet nyelesain tesisnya, cepet ngajar dan beraktivitas lagi. Amiiin. Oh iya, ada kabar juga lho dari abi, klo Uda katanya mo ke Pretoria, AfSel tgl 8 besok. magang di deplu 3 bulan, jauh amat? bikin tim nasyid disana uda:D hehehe. Barakallah uda, semoga tetap istiqomah disana. jangan lupa bawa oleh2 ya, masih utang oleh2 padang, dulu g kebagian keripik pedas tuh.

trus, cabut ke metro.

Alhamdulillah, gak sepadat di borma antriannya. eh…ketemu Kaka, asuhanku waktu kecil, anak teman ibu d kantor. tuh anak dah mahasiswa lagi ya, perasaan baru kemarin deh nganter jemput ke TK.

nai belanja bahan makanan. aq nambah, lupa belom beli telur (praktis), bawang dan sayur. wajib bagiku makan sayur berkuah saat sayur. diketawain temen, hihihi, katanya kayak ibu-ibu aja belanja buat ramadhan. yeee…gpp lagi, kan tarbiyah calon ummahat:D(duh…jadi kangen Haura dan ummi abinya…pakabar, dah punya adek belom?)

nelepon ke kost, ternyata sanyo masih mati. uugh…sia-sia dong pulang jga g ada air. akhirnya nginep di nai. kebetulan kakak2nya pada g pulang, jadi dia ada yang nemenin. jam sebelas malam kita berexperimen masak sayur jamur. bumbunya?standard saja, bawang putih, bawang merah, bawang daun, lada, garam, masako. sudah.pas saur ditambahin kol, kata nai biar ada krauk-krauknya dikit. rasanya…?Lumayan…tidak terlalu mengecewakan bagi yang tidak terbiasa trjun ke dapur seperti aq:D

Alhamdulillah…semoga saja Ramadhan ini lebih indah dan lebih berkah ya Rabb…

WAJAH-WAJAH

Tuesday, October 4th, 2005

WAJAH (1)

pojok ruang yang sunyi

sketsa wajah yang pernah tak asing singgah

entah siapa

kemudian kureka kembali.

ternyata, wajah yang tengah semangat kumandangkan takbir itu dia!

wajah yang selalu teduh, meski berpeluh

yang padanya pernah kami sandarkan harapan

tapi kini jalan yang ditempuhnya beda

masih sama sebenarnya, menuju cahaya!

Ah rindu…

masihkah akan jiwa itu bertaut,

saat suatu masa,

mungkin kita akan kembali bersama

menggali sisa sisa asa silam

di sebuah sudut smunespa?

~~~

WAJAH (2)

setitik sumringah di sepi pagi

ada yang menyapa dari sisa sisa masa

dari titik-titik perjalanan menuju cahaya.

mereka masih disana

dengan senyum yang selalu mawar,

mereka masih menjadi embunku.

tapi keheningan pagi yang terampas siang tak menyempatkanku menemui bunga di ranting lain

sekelumit kabar, ada yang teguh, ada juga yang goyah.

ah, biarlah…asal jangan sampai gugur, jatuh.

masihkah jalan cahaya itu akan kita tempuh bersama?

~pagi di RSAI~

MUNGGAHAN, rindu…

Monday, October 3rd, 2005

Ka…

tiba-tiba d’ kangen semua. hiks…munggahan sekarang sepi bgt, hampir sama dengan munggahan kemarin. tapi kemarin masih mending, mudik. biarpun g kemana2, bisa saur buka pertama di rumah. taun ini nggak Ka. males pulang. tadi juga diajakin sih. soale kan baru pekan kemarin mudik, lagian banyak ngurut dada ah…

Sepi deh Ka, di kost-an banyak yg pulang, air macet. di kampus juga sepi. hem…di dadaha gi ngapain ya Ka, ada pengukuhan gak, trus ngumpul2 lagi kayak dulu?hehehe, pasti g tau, wong Ka jauh di ujung.

jadi inget dulu ya Ka.

habis pengukuhan, ngabring ke cipawela, eh, nyusul deng.Weis, pemandangan sawahnya keren.sempet malu juga, d’ kan paling muda,yg dateng semua angk’98.eh, ada temen smp Ka juga, partner di pramuka. kompak dah!trus ayah nanya, ajeng yg mana?dua2nya ngacung, ajeng 98 ma 99.ayah friendly abiz ya ka? sampe ngiri.

tapi selalu ada yg bikin bete.semua pada bakar ikan. d’ kan g suka ikan:((terpaksa deh goreng telur sendiri, makan cuma pake tahu goreng kecap. tapi nikmat.duh…kangen…akang teteh98 pakabar?

di malang munggahan rame ga Ka?apa tetep kerja?hehe, sabar ya…d’ juga cuma bengong di depan kompie, paling ntar sore nengok yang sakit. apa serunya coba? habis…ongkos jalan sma ngetem5jam di depan kompie, masih murah ngetem, bisa jalan2 kemana lagi. ka pasti marah deh, klo tau,ntar sakit lagi de..jaga kesehatan…blablabla…

klo g cipawela indihiang, itu lho Ka, tempat yg waktu kita lewatin waktu mo ke ciawi(wua…the1stand the last jalan berdua:D), sama temen2 SMP, tapi kasusnya sama, gigit jari, pada hobby ikan semua…:(

Met shaum ya Ka…

maafin d’ yang belom bisa jadi sodara yang baik (Ka suka bilang, "jangan bilang gitu!")

mudah2an lebaran nanti bisa ketemu lagi^__^

miss U!

~mY UglY RaKa~